Batam — Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap kedua untuk jenjang SMA/SMK sederajat mulai 6 hingga 8 Juli 2026. Tahap ini disiapkan untuk mengakomodasi calon siswa yang belum tertampung pada pelaksanaan SPMB tahap pertama.
Kepala Disdik Kepri, Andi Agung, mengatakan pelaksanaan SPMB sejak awal memang dirancang berlangsung dalam dua tahap agar seluruh calon peserta didik memiliki kesempatan memperoleh sekolah, dan calon siswa yang tidak lolos pada tahap pertama akan diakomodasi pada tahap kedua.
Berdasarkan hasil evaluasi setelah SPMB tahap pertama yang berlangsung pada 11-14 Juni lalu, tercatat sebanyak 3.264 calon siswa di seluruh Kepri belum mendapatkan sekolah. Meski demikian, Disdik Kepri memastikan daya tampung yang tersedia masih mencukupi, dengan sekitar 4.900 kursi kosong di SMA dan SMK negeri di seluruh Provinsi Kepulauan Riau.
Menurut Andi, persoalan utama bukan terletak pada kurangnya kuota, melainkan penumpukan pendaftar di sejumlah sekolah favorit, terutama di Kota Batam. Ia menyebutkan sejumlah sekolah yang kuotanya telah penuh di antaranya SMAN 1 Batam, SMAN 3 Batam, SMAN 5 Batam, SMAN 8 Batam, dan SMAN 20 Batam, sementara masih banyak sekolah lain yang daya tampungnya belum terisi. Ia menyebut SPMB tahap kedua ditujukan untuk melakukan pemerataan pendaftar ke sekolah-sekolah yang masih memiliki kuota.
Disdik Kepri menjelaskan calon siswa yang belum diterima pada tahap pertama tidak perlu melakukan pendaftaran ulang dari awal, karena data peserta telah tersimpan dalam sistem sehingga pada tahap kedua mereka hanya diminta memilih sekolah alternatif yang masih memiliki kuota. Andi mengingatkan bahwa sekolah yang sudah memenuhi daya tampung pada tahap pertama tidak lagi dibuka dalam SPMB tahap kedua.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memastikan seluruh calon siswa tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan di jenjang SMA maupun SMK.


