Batam — Pesan berantai berisi dugaan aksi hipnotis yang menyasar warga kawasan Tiban, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau, beredar di sejumlah grup WhatsApp sejak Rabu, 29 Juli 2026.
Dalam pesan tersebut, seorang warga mengaku menjadi korban bersama ibunya di sekitar ATM Pasar Sumber Harapan dan kawasan Cipta Puri. Pengirim menyebut modus yang digunakan pelaku adalah berpura-pura belum makan, kemudian meminta korban mentransfer sejumlah uang sambil menyentuh bahu korban.
Pengirim pesan mengimbau warga mengenali ciri-ciri dan wajah orang yang disebut dalam pesan tersebut. Ia juga mengaku telah menyampaikan informasi itu kepada petugas keamanan di kawasan Tiban Petra serta ATM Mandiri Tiban Petra.
Pesan tersebut kemudian disebarluaskan ke sejumlah grup warga dengan harapan kejadian serupa tidak menimpa orang lain.
Hingga saat ini, informasi tersebut masih sebatas pengakuan pribadi yang beredar melalui pesan berantai. Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas maupun keberadaan orang yang dimaksud dalam pesan tersebut.
Masyarakat yang merasa menjadi korban atau mengetahui dugaan tindak pidana serupa diimbau segera melapor ke kepolisian agar dapat dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


