Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad melantik 311 aparatur sipil negara (ASN) di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (5/8). Pelantikan mencakup 140 pejabat struktural, kepala sekolah, jabatan fungsional, serta sejumlah posisi lainnya sebagai bagian dari penyegaran organisasi Pemerintah Kota Batam tahun 2026.
Amsakar mengatakan pelantikan tersebut merupakan babak pertama penyesuaian organisasi tahun ini, menyusul adanya ASN yang pensiun, pindah tugas, maupun rotasi di jabatan eselon II.
“Apa yang kita lakukan hari ini memenuhi kebutuhan organisasi. Ada yang pensiun, ada yang pindah tugas. Eselon II mengalami rotasi. Ini babak pertama untuk tahun 2026,” ujarnya.
Amsakar meminta ASN yang baru dilantik fokus bekerja dan tidak larut membahas isu mutasi maupun pergantian jabatan.
“Yang paling baik bukan sibuk merespons mutasi, tetapi memperlihatkan kinerja yang optimal,” katanya.
Ia menegaskan setiap pejabat harus menunjukkan kontribusi nyata bagi organisasi, karena aturan kepegawaian saat ini mensyaratkan dasar yang jelas untuk setiap pergantian maupun pemberhentian jabatan.
“Kalau masih juga nyeleneh, masih juga tidak jelas kontribusinya untuk Batam, tentu akan menjadi pertimbangan kami,” tegasnya.
Amsakar juga meminta perubahan budaya kerja di lingkungan Pemko Batam. Ia melarang ASN menjadikan jabatan sebagai sarana mencari keuntungan pribadi.
“Saya ingin ada semangat baru. Tidak ada lagi kinerja pemerintahan yang lamban, melayani masyarakat ala kadarnya, bekerja tidak ikhlas, mencari jalan supaya dapat uang, dan lebih banyak duduk di kedai kopi,” ujarnya.
Pemerintah, kata dia, akan menjatuhkan tindakan disiplin tegas bagi ASN yang tidak menjalankan tugas sesuai tanggung jawab.
“Kalau saya melihat hal itu, kita akan memberlakukan tindakan disiplin yang tegas,” katanya.
Ia menambahkan, evaluasi kinerja ASN akan dilakukan lebih cepat, yakni setiap tiga hingga enam bulan, seiring semakin mudahnya kinerja aparatur dipantau publik melalui keterbukaan informasi.
“Tidak ada lagi yang tuan-tuan lakukan yang lepas dari informasi publik,” katanya.
Amsakar meminta seluruh ASN menjaga integritas dan nama baik Pemerintah Kota Batam.
“Jangan sampai karena nila setitik rusak susu sebelanga. Integritas yang kita bangun dengan susah payah, kitalah yang berada di barisan terdepan untuk memuliakannya,” ujarnya.
Kepada pejabat yang baru dilantik, ia meminta segera melakukan serah terima jabatan dan memahami tugas pokok serta fungsi masing-masing.
“Segera lihat meja kerja, pahami tugas pokok dan fungsi masing-masing. Kita sudah melewati semester pertama, jangan lagi memperbincangkan hal-hal yang tidak perlu,” katanya.
Secara khusus, ia berpesan kepada kepala sekolah yang baru dilantik agar menjaga amanah dan tidak melakukan pungutan pada layanan pendidikan yang seharusnya gratis.
“Jaga sekolah dengan baik. Pegang amanah itu sebaik-baiknya. Kalau memang gratis, jangan ada pungutan,” tegasnya.


