Minjam duit online makin jadi gaya hidup baru nih! Data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nunjukin kalau total pinjaman online alias pinjol di Indonesia udah tembus Rp 90,99 triliun per September 2025. Naik 22,16% dibanding tahun lalu!
Tapi ada yang nggak kalah penting: utang macetnya juga naik. Yup, makin banyak yang nunggak bayar pinjaman.
Kepala Eksekutif Pengawas PVML OJK, Agusman, bilang kalau dibanding bulan Agustus 2025 (Rp 87,61 triliun), angka pinjaman ini naik 3,86%. Tapi di sisi lain, Tingkat Wanprestasi 90 hari (TWP90) alias yang nggak bayar utang lebih dari 3 bulan juga ikut naik jadi 2,82% dari sebelumnya 2,60%.
“Outstanding pembiayaan di industri pinjaman daring tumbuh 22,16% YoY dengan nominal Rp 90,99 triliun,” kata Agusman dalam konferensi pers OJK, Jumat (7/11/2025).
Selain pinjol, sektor pembiayaan perusahaan dan modal ventura juga lagi tumbuh. Total piutang pembiayaan perusahaan tembus Rp 507,14 triliun, naik tipis 1,07% YoY, dengan NPF (kredit macet) yang masih aman di angka 2,47%.
Di sisi lain, industri pegadaian juga nggak mau kalah! Nilai pembiayaan di sektor ini tumbuh 30,92% YoY jadi Rp 111,68 triliun, dengan produk gadai (yang biasa digadaikan emas, motor, atau barang berharga lainnya) mendominasi — Rp 93 triliun alias 83,28% dari totalnya.
Singkatnya:
- Total pinjaman online: Rp 90,99 triliun
- Naik 22,16% dari tahun lalu
- Kredit macet juga naik ke 2,82%
- Industri gadai ikut melejit
Jadi, minjam online makin gampang, tapi hati-hati ya! Jangan sampai gaya hidup “pay later” malah bikin dompet makin tipis.


