Indonesia lagi jadi sorotan dunia di ajang Climate Summit Belem, Brasil (COP 30)! Utusan Khusus Presiden Bidang Perubahan Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, yang mewakili Presiden Prabowo Subianto, ngumumin komitmen besar: pemerintah bakal alokasikan 1,4 juta hektare hutan adat buat masyarakat adat dan lokal dalam empat tahun ke depan!
“Komitmen kami berani — 1,4 juta hektare hutan adat bakal diakui dan dialokasikan buat masyarakat adat dan lokal dalam waktu empat tahun,” kata Hashim di acara tersebut (7/11/2025).
Langkah ini nggak cuma soal bagi-bagi lahan, tapi juga bagian dari misi besar buat melindungi hutan dan bumi,
Sebelumnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sudah bentuk Satgas Khusus Percepatan Pengakuan Hutan Adat sejak Maret 2025. Targetnya jelas, mengakui 1,4 juta hektare hutan adat baru di periode 2025–2029.
Raja Antoni, yang juga Sekjen PSI, bilang kebijakan ini penting banget karena pengakuan hutan adat bisa ngurangin deforestasi sampai 50% (data SOIFO 2024).
Intinya, langkah ini jadi bukti kalau Indonesia nggak cuma ngomong doang soal perubahan iklim — tapi gerak cepat buat lindungi hutan dan masyarakat adatnya!


