Batam – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam mulai mengoperasikan dua unit mobil penyapu jalan (road sweeper) dalam tahap uji coba di sejumlah titik protokol, termasuk kawasan Batam Centre dan Nagoya. Salah satu unit terlihat beroperasi di Jalan Raja M Tahir pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kendaraan berbasis sasis truk Hino itu dilengkapi sapu hidrolik berputar di bagian depan dan bawah bodi yang menyapu sekaligus menyedot debu dan kotoran di sepanjang tepi jalan.
Kepala DLH Kota Batam Dohar Hasibuan menjelaskan bahwa operasional kendaraan masih dalam fase pengujian sekaligus pelatihan bagi operator.
“Mobil ini masih baru, sehingga operatornya masih menjalani pelatihan. Kami berharap setelah para petugas terbiasa, pembersihan debu di jalan raya bisa dilakukan secara lebih cepat dan maksimal,” ujar Dohar.
Dohar menjelaskan sistem kerja kendaraan tersebut menggunakan sikat putar di bagian bawah yang mengarahkan sampah ke mulut penyedot. Sampah yang tersedot ditampung dalam tangki khusus, kemudian dipindahkan ke truk pengangkut untuk dibawa ke TPA Punggur.
“Debu dan sampah yang tersedot akan langsung ditampung di dalam tangki khusus yang terpasang di kendaraan. Jika tangki sudah penuh, sampah akan dipindahkan ke truk pengangkut untuk kemudian dibuang ke TPA Punggur,” katanya.
DLH menyatakan tidak menutup kemungkinan penambahan unit armada jika hasil uji coba terbukti efektif dalam menjaga kebersihan kota.


