Batam – Kapal kargo Batam Indah 9 yang membawa muatan elektronik tenggelam di perairan Selat Singapura pada Selasa (23/6/2026) pagi. Seluruh awak kapal yang berjumlah delapan orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Kasubdit Gakkum Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepulauan Riau, AKBP Andhika Aer, mengatakan pihaknya menerima laporan tenggelamnya kapal pada pukul 06.58 WIB. Peristiwa itu terjadi di perairan Selat Singapura pada koordinat 1°11’53.0″ LU dan 103°51’42.0″ BT sekitar pukul 06.25 WIB.
“Setelah menerima informasi tersebut, personel menggunakan KP 1010 Ditpolairud Polda Kepri langsung menuju titik koordinat yang dilaporkan untuk melakukan pencarian,” kata Andhika.
Saat tiba di lokasi, petugas tidak menemukan lagi keberadaan kapal yang tenggelam. Tim kemudian berkoordinasi dengan kapal patroli Coast Guard Singapura yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Sekitar pukul 07.55 WIB kami berkoordinasi dengan kapal patroli Coast Guard Singapura dan mendapatkan informasi bahwa seluruh awak kapal Batam Indah 9 yang berjumlah delapan orang telah diselamatkan oleh kapal AYU 68,” ujarnya.
Tim Ditpolairud kemudian menemukan kapal AYU 68 di perairan Selat Singapura dan naik ke kapal tersebut untuk meminta keterangan awal dari para korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Batam Indah 9 diketahui berangkat dari Pelabuhan Sekupang, Batam, menuju Singapura dengan membawa muatan elektronik.
“Awak kapal menyampaikan bahwa Batam Indah 9 berangkat dari Sekupang menuju Singapura dengan membawa muatan elektronik. Seluruh kru berhasil menyelamatkan diri dan dievakuasi ke kapal AYU 68,” jelas Andhika.
Karena posisi kapal AYU 68 saat itu berada di wilayah perairan teritorial Singapura, proses penurunan korban harus menunggu izin dari Vessel Traffic Service (VTS) Singapura. Sementara itu, KP 1010 Ditpolairud Polda Kepri keluar dari wilayah perairan Singapura dan menunggu di perairan Tolop, Kecamatan Belakang Padang.
Proses evakuasi selanjutnya diambil alih oleh Kapal Angkatan Laut (KAL) Mapur yang mendekati kapal AYU 68.
“Seluruh kru kemudian dipindahkan ke KAL Mapur untuk selanjutnya dibawa menuju Lanal Batam. Saat ini seluruh awak kapal telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Delapan awak kapal yang diselamatkan adalah Adenan selaku nahkoda, Zulkifli sebagai KKM, Dedi sebagai Chief Officer (CO), serta Nurdin Siregar, Firnando, Sumantri, Lukman, dan Azwar sebagai anak buah kapal (AB).
Hingga kini, penyebab pasti tenggelamnya Batam Indah 9 masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.


