Batam — Pembangunan pagar Gedung Kantor Sekretariat DPRD Kota Batam memasuki tahap pengerjaan fisik setelah penandatanganan kontrak pada 7 Mei 2026. Sejumlah material konstruksi mulai didatangkan ke lokasi proyek di Jalan Engku Putri, Batam Kota, Selasa (12/5/2026).
Pekerja terlihat menurunkan baja tulangan beton dan material konstruksi lainnya di area samping gedung dewan. Rambu peringatan telah dipasang di sekitar lokasi proyek.
Berdasarkan papan informasi proyek, nomor kontrak tercatat 01/SPK/PAGAR-TENDER/SETWAN/V/APBD-BTM/2026 dengan nilai Rp2.352.345.678. Pengerjaan ditargetkan selesai dalam 120 hari kalender. CV Putra Simotung Jaya ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana, dengan pengawasan oleh CV Grahaditama Consultan.
Data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Batam per 12 Mei 2026 mencatat proyek tersebut telah masuk tahap penandatanganan kontrak dan nama pemenang resmi tercantum dalam sistem.
Proyek ini diumumkan pertama kali pada 13 Maret 2026 melalui APBD Kota Batam 2026 dengan nilai pagu Rp2,6 miliar dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp2.585.782.400. Dari 73 perusahaan yang mendaftar, hanya tiga mengajukan penawaran resmi.
CV Putra Simotung Jaya memenangkan tender dengan penawaran Rp2.352.345.678, lebih rendah sekitar Rp233 juta dari HPS. Chorinta Cahaya Batam mengajukan penawaran Rp2.506.423.083 dan lulus evaluasi administrasi serta teknis namun kalah pada aspek harga. CV Putra Saprindo gugur karena Sertifikat Badan Usaha tidak sesuai persyaratan dan peralatan yang diajukan tidak memenuhi ketentuan teknis.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sekretariat DPRD Kota Batam, Ridwan Afandi, membenarkan adanya proyek tersebut dan menyatakan seluruh proses lelang ditangani Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Kota Batam.
Ridwan menyebut desain pagar mengusung konsep pagar tinggi yang menyerupai pagar Pemkot Batam dan Masjid Agung Raja Hamidah, serta memperkirakan proyek belum akan rampung dalam tahun anggaran berjalan.
Dalam dokumen uraian pekerjaan tertanggal 2 Maret 2026, pembangunan pagar bertujuan meningkatkan keamanan gedung, memperkuat citra kelembagaan DPRD Kota Batam, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif.
Hingga berita ini diturunkan, Sekretariat DPRD Kota Batam belum memberikan keterangan resmi terkait progres proyek. Konfirmasi melalui telepon dan pesan WhatsApp belum mendapat respons.


