Batam – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam mulai melakukan pendataan ukuran seragam sekolah gratis bagi sekitar 50 ribu peserta didik baru jenjang SD dan SMP untuk tahun ajaran 2026/2027. Program ini menyasar seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta.
Kepala Disdik Batam Hendri Arulan mengatakan program tersebut merupakan realisasi salah satu dari 15 janji prioritas Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.
“Tahun 2026 sudah kita siapkan. Program ini merata untuk siswa SD negeri, SD swasta, SMP negeri, dan SMP swasta,” ujar Hendri, Selasa (4/8).
Ia menjelaskan, pendataan ukuran seragam baru dapat dilakukan setelah proses Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan siswa mulai aktif belajar di sekolah. Pihaknya telah menginstruksikan setiap sekolah untuk mencatat jumlah siswa dan ukuran pakaian secara akurat.
“Anak-anak baru masuk, sekarang kita baru melakukan pendataan ukuran. Kami sudah sampaikan ke tiap sekolah agar mendata dengan teliti,” kata Hendri.
Berdasarkan estimasi Disdik, jumlah penerima mencapai 50 ribu siswa baru, dengan rincian sekitar 24 ribu siswa SD negeri dan swasta yang akan menerima seragam nasional Merah Putih, serta sekitar 24-25 ribu siswa SMP negeri dan swasta yang menerima seragam nasional Biru Putih. Selain itu, seluruh siswa juga akan mendapat baju kurung Melayu lengkap dengan kain samping untuk siswa laki-laki dan jilbab untuk siswa perempuan.
Setelah data ukuran terkumpul, pemerintah akan masuk ke tahap pengadaan dan penjahitan agar seragam sesuai postur siswa. Hendri menargetkan distribusi dapat dilakukan pada akhir September hingga Oktober 2026.
“Berkaca tahun lalu, akhir September seragam sudah mulai didistribusikan ke sekolah,” ungkapnya.
Program ini diharapkan dapat meringankan beban biaya orang tua di awal tahun ajaran baru sekaligus menjamin setiap siswa memiliki seragam layak untuk menunjang kegiatan belajar.


