- Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Percepatan Pencabutan IUP Bermasalah
- WALHI Kritik Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Maluku Utara
- Kawal Keberangkatan JCH, DPRD Batam: Selamat Beribadah, Semoga Kembali dengan Predikat Mabrur
- Harga Minyakita Lampaui HET, Mendag Sebut Dipicu Kenaikan Biaya Kemasan Plastik
- Sagulung Raih Juara Umum dan Astaka Terbaik di MTQH XXXIV Kota Batam
- Survei Poltracking: Elektabilitas PSI 1,2 Persen, Analis Sebut Pengaruh Jokowi Tak Efektif
- Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran 4 Motor di Lubuk Baja dalam Kurang dari 24 Jam
- Li Claudia Chandra, Wajah Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026
Penulis: Bowo
Pemerintah dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto. Tapi nggak semua orang setuju. Salah satunya, Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, yang menilai langkah itu sebagai kemunduran dalam menghargai nilai demokrasi. “Kalau memang mau dilakukan, ya silakan saja. Tapi itu sama saja menjadikan sosok yang punya catatan kelam soal KKN dan pelanggaran HAM sebagai teladan,” kata Ray, dikutip Selasa (4/11/2025). Menurut Ray, di masa Orde Baru, demokrasi justru diberangus dan praktik Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN) tumbuh subur. “Soeharto pernah disebut menyuburkan KKN. Di eranya juga terjadi pelanggaran HAM yang masif,” tegasnya. Ray juga menanggapi…
Nama Gubernur Riau, Abdul Wahid, lagi ramai banget dibahas setelah dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Senin, 3 November 2025. Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini disebut ikut diamankan bersama sembilan orang lainnya dalam operasi antikorupsi tersebut. Penangkapan Abdul Wahid langsung bikin publik penasaran — terutama soal seberapa tajir sih sebenarnya sang gubernur? Dari data di situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total harta yang dilaporkan Abdul Wahid terakhir kali (31 Maret 2024 untuk periode 2023) mencapai Rp4,8 miliar. Angka itu tergolong kecil kalau dibandingin sama pejabat-pejabat lain yang sering muncul di berita soal korupsi. Mayoritas…
Mobil milik jurnalis Kompas.com sekaligus Ketua Umum Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum), Irfan Kamil, jadi korban pencurian di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (3/11/2025). Kaca mobil Mitsubishi Xpander berwarna abu-abu miliknya ditemukan pecah di sisi kanan. Irfan baru sadar saat hendak pulang malam hari. “Saya baru sadar kaca mobil dipecah dan beberapa barang saya hilang,” ujar Irfan. Beberapa barang penting raib, termasuk laptop, charger, ID pers Kompas dan Istana, powerbank, serta uang tunai ratusan ribu rupiah. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Metro Menteng dengan nomor laporan LP/B/246/XI/2025/SPKT/Polsek Metro Menteng. Polisi saat ini masih menyelidiki pelaku di balik aksi pembobolan…
Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung alias Whoosh kembali jadi sorotan. Kali ini, ekonom dari Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, menduga ada “rencana jahat” di balik membengkaknya biaya proyek tersebut — dari 5,5 miliar USD menjadi 6,07 miliar USD (selisih sekitar 1,2 miliar USD atau Rp19 triliun). Dalam diskusi virtual bertema “Whoosh: Proyek Sosial, Politik, Bisnis, atau Lahan Korupsi” yang digelar Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cita (3/11/2025), Anthony menyebut perubahan kerja sama dari Jepang ke China jadi titik awal kejanggalan besar. “Kalau ini kemudian diubah (dari Jepang ke China), maka di situ ada rencana jahat,” tegasnya dalam…
Publik lagi heboh soal rumah pensiun mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kabarnya bernilai fantastis — sampai Rp200 miliar. Rumah mewah itu berlokasi di Desa Blulukan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Peneliti media dan politik Buni Yani ikut buka suara lewat akun Facebook pribadinya, Senin (3/11/2025). Ia menilai, Jokowi tidak pantas mendapatkan rumah yang pembangunannya bersumber dari anggaran negara. “Jokowi nggak pantas memperoleh rumah yang pembangunannya berasal dari uang negara. Dia sudah merusak negara secara sadis,” tulis Buni Yani. Buni juga menyoroti nilai rumah tersebut yang dianggap terlalu tinggi. Dengan luas lahan sekitar 1,2 hektare (12.000 meter persegi) dan harga tanah…
Drama hukum seputar proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung alias Whoosh makin panas. Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut bakal sulit lolos dari jeratan hukum terkait dugaan penggelembungan anggaran proyek raksasa itu. Peneliti media dan politik Buni Yani lewat akun Facebook-nya (3 November 2025) menilai bukti dugaan korupsi Whoosh sudah sangat jelas. Tapi, menurutnya, langkah hukum terhadap Jokowi tetap bergantung pada sikap politik Presiden Prabowo Subianto. “KPK menunggu lampu hijau Presiden Prabowo untuk menyeret Jokowi ke meja hijau,” tulis Buni Yani. Ia juga menilai skandal Whoosh bisa jadi pintu masuk untuk membuka kembali dugaan penyalahgunaan anggaran selama satu dekade pemerintahan Jokowi. “Tanpa…
Isu proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) dan dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lagi ramai dibahas di medsos. Tapi menurut Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, dua kasus itu sama sekali nggak ada hubungannya dengan Presiden Prabowo Subianto. “Kasus ijazah palsu dan kereta cepat Whoosh itu nggak ada kaitannya sama Prabowo. Ijazah Jokowi itu isu lama, dan ijazah Prabowo jelas asli,” tulis Erizal lewat akun Facebook pribadinya, Senin (3/11/2025). Soal isu ijazah, Erizal bilang sebenarnya gampang banget buat dibuktikan. “Tinggal Jokowi tunjukin aja ijazah aslinya ke publik,” katanya. Tapi menurut dia, Jokowi malah bikin ribet aparat dengan laporan…
Drama soal latar pendidikan Wapres Gibran Rakabuming Raka makin ramai nih, Gen Z! Kali ini, lembaga tempat Gibran disebut pernah belajar — UTS Insearch di Sydney, Australia — ternyata diklaim bukan sekolah setara SMA, melainkan cuma kursus bahasa Inggris. Fakta ini muncul setelah tiga alumni UTS Insearch ngobrol bareng pemerhati telematika Roy Suryo di Sydney. Mereka bilang, lembaga itu memang jadi tempat persiapan mahasiswa asing sebelum lanjut kuliah di University of Technology Sydney (UTS). Jadi, ijazahnya nggak bisa disetarakan dengan ijazah SMA/SMK. Salah satu alumni, Redi, cerita kalau dia ikut kursus di sana selama enam bulan dan lulus akhir 2005.…
Pembayaran pakai QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sudah jadi andalan banget buat anak muda — simpel, cepat, dan tanpa ribet. Tinggal scan kode QR, klik bayar, beres dalam hitungan detik. Tapi hati-hati ya, ternyata di balik kemudahan itu, ada modus baru yang lagi marak: QRIS palsu! Modus ini dijalankan dengan cara meniru kode QR asli milik pedagang. Jadi waktu kamu scan, uangnya malah nyasar ke rekening penipu. QR palsu ini biasanya dibuat mirip banget sama yang asli — lengkap dengan nama toko, nominal transaksi, dan detail lainnya, bikin banyak orang nggak sadar kalau lagi ditipu. Deputi Gubernur Bank Indonesia…
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf menegaskan agar utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh dan pembiayaan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam pernyataannya, Muzzammil menyebut sejak awal PKS sudah memberikan kritik konstruktif terhadap proyek kereta cepat yang dianggap terlalu ambisius dan berisiko tinggi bagi keuangan negara. “Sejak program kereta cepat digulirkan, PKS sudah mengingatkan agar dana APBN tidak digunakan untuk pelunasan utang. APBN seharusnya difokuskan pada hal-hal yang prioritas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (3/11/2025). Muzzammil menilai, pemerintah harus lebih berpihak pada rakyat dengan memprioritaskan sektor-sektor penting seperti kesehatan,…
Services
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

