Batam — Kaca mobil milik Sri Ningsih pecah setelah dilempar batu oleh orang tak dikenal di depan SMA Negeri 3, kawasan Botania 1, Batam Centre. Kejadian itu terjadi pada malam hari saat korban melintas di lokasi tersebut.
Pelaku berhasil diamankan warga setelah dikejar Sri Ningsih dan rekannya. Dari tangan pelaku ditemukan paspor dalam kondisi basah yang menguatkan dugaan bahwa pelaku merupakan warga negara asing (WNA) asal Malaysia.
Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. Ia tidak merespons dalam Bahasa Indonesia dan terus mengulang kalimat dalam Bahasa Inggris yang tidak jelas. Pelaku kemudian dibawa ke kantor polisi terdekat, namun Sri Ningsih memilih tidak melaporkan secara resmi karena pihak kepolisian kesulitan menangani pelaku akibat kendala bahasa dan kondisi kejiwaan.
Klaim asuransi yang diajukan korban turut ditolak lantaran usia kendaraannya telah melewati batas ketentuan polis. Sri Ningsih akhirnya menanggung sendiri biaya perbaikan dan menutup kaca yang pecah dengan lakban untuk sementara waktu.
Korban meminta warga yang sering melintas di kawasan Botania 1 dan sekitar SMA Negeri 3 untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia berencana menyebarkan foto pelaku agar masyarakat dapat mengenalinya.


