Jakarta – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, mendesak pemerintah Indonesia bersikap tegas dan secara eksplisit mengecam serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Desakan itu disampaikan Dino melalui akun X pribadinya, dikutip Minggu, 1 Maret 2026.
Dino mengingatkan sikap pemerintah sebelumnya saat merespons operasi militer AS di Venezuela, yang dinilainya tidak cukup tegas karena tidak menyebut nama Amerika secara eksplisit.
“Setelah kemarin dulu tidak berani menyebut nama Amerika sewaktu komentari operasi militer AS di Venezuela, mudah-mudahan kali ini Pemerintah Indonesia @Menlu_RI berani secara eksplisit kritik dan kecam Amerika (dan Israel) atas serangan militer ke Iran yang jelas melanggar hukum internasional,” tegasnya.
Dino menilai serangan tersebut tidak hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga meruntuhkan upaya diplomasi dan memperburuk keamanan kawasan hingga tingkat global. Ia menyebut tindakan AS sebagai aksi yang sudah melampaui batas.
“Aksi ‘semau gue’ AS ini sudah keterlaluan dan sangat membahayakan,” kata Dino.
Dino juga mengingatkan pentingnya prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Menurutnya, prinsip tersebut tidak boleh digantikan oleh sikap diplomasi yang cenderung tunduk kepada kekuatan besar.
“Diplomasi Indonesia yang berprinsip jangan sampai digantikan diplomasi nurut dan sungkan,” pungkasnya.
Serangan militer AS dan Israel terhadap fasilitas di Iran dalam beberapa hari terakhir telah memicu keprihatinan luas di tingkat global dan mendorong berbagai pihak di Indonesia untuk mendesak pemerintah mengambil sikap yang berlandaskan prinsip hukum internasional.


