Jakarta — Komisi I DPR RI lagi menyoroti proyek geospasial nasional yang ternyata banyak dikuasai perusahaan asal China. Proyek ini digarap sama Badan Informasi Geospasial (BIG) buat menyiapkan data dasar geospasial dan peta dasar seluruh Indonesia — tapi ternyata vendor lokal kalah saing.
Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, bilang situasi ini udah kayak “alarm merah” buat pemerintah. Soalnya, data geospasial itu bukan cuma soal peta, tapi udah masuk ke ranah kedaulatan digital dan pertahanan nasional.
“Kalau kita aja nggak bisa petakan negeri sendiri, ya kedaulatan digital kita jadi rentan banget,” tegas Dave, Kamis (13/11/2025).
Politisi Golkar itu juga bilang, DPR bakal manggil BIG buat klarifikasi soal proses tender dan keamanan datanya. Ia wanti-wanti, jangan sampai data penting bangsa malah bocor ke luar negeri.
“Data geospasial itu bisa dimanfaatin buat intelijen atau kepentingan ekonomi negara lain. Ini serius banget,” lanjutnya.
Sementara itu, anggota Komisi I dari PDIP, TB Hasanuddin, bilang aturan soal keamanan data geospasial sebenarnya udah lengkap. Ada Peraturan BIG Nomor 18 Tahun 2021 dan Nomor 8 Tahun 2017 yang ngatur soal penyelenggaraan dan tata kelola teknologi informasi.
Cuma, menurut dia, masalahnya ada di pelaksanaan.
“Regulasinya oke, tapi kedisiplinan lembaganya yang harus kuat. Kita harus mandiri dalam ngelola data strategis ini,” ujarnya.
Hasanuddin juga dorong supaya ke depan proyek-proyek kayak gini lebih banyak libatkan perusahaan lokal, biar Indonesia bisa berdiri di kaki sendiri dalam urusan data.
“Kalau semua dikasih ke vendor asing, ya sama aja kita nyerahin sebagian kedaulatan negara,” tegasnya.
Untuk kamu ketahui nih, proyek geospasial BIG ini adalah bagian dari program besar Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASP) yang dimulai sejak Juli 2025. Targetnya: bikin data dan peta skala besar untuk semua wilayah urban dan non-urban di Indonesia.
Tapi kalau vendor asing terus yang pegang kendali, DPR khawatir — yang dipetain nanti bukan cuma tanahnya, tapi juga rahasia strategis kita.


